Tidak seperti biasanya, Ryouma kali ini bersemangat mengikuti festival budaya sekolah. Itu dikarenakan ada pacarnya yang menjalankan cafe di acara tersebut. Namun Ryouma jadi harus menghadapi pikiran-pikiran kotor yang muncul di kepalanya setelah mengetahui bahwa cafe-nya ternyata adalah bunny cafe.